Sahabat-sahabat sekalian, saat ini keluarga, tetangga, teman kita sedang menunaikan ibadah haji dan umrah di Makkah Al Mukarramah. Semoga mereka diberi kesehatan, kelancaran dan mendapatkan pahala haji dan umrah yang mabrur. Bagaimana dengan kita? Insya Allah kitapun mendapatkan pahala haji dan umrah seperti mereka walaupun kita tidak berangkat menunaikan haji dan umrah disana. Ada tujuh amalan yang bisa dilakukan yang pahalanya seperti pahala ibadah haji dan umrah meskipun hal tersebut bukan berarti orang yang mengerjakan amalan itu tidak diwajibkan haji. Kewajiban haji tetap berlaku bagi siapapun. Diantara amalan tersebut adalah ;
1- Shalat lima waktu berjama’ah di masjid
Dari Abu Umamah r.a., Nabi SAW bersabda, “Siapa yang berjalan menuju shalat wajib berjama’ah, maka ia seperti berhaji. Siapa yang berjalan menuju shalat sunnah, maka ia seperti melakukan umrah yang sunnah.” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, 8: 127. Juga dikuatkan hadits yang diriwayatkan Abu Daud, no. 558, Ahmad, 5: 268.
2- Melakukan shalat isyraq
Ketika matahari setinggi tombak (15 menit setelah matahari terbit) melakukan shalat dua raka’at disebut shalat isyraq atau shalat Dhuha di awal waktu. Nabi SAW bersabda : “Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat Sunnah Dhuha, maka ia mendapat pahala seperti orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna.”(HR. Thabrani, no. 469), juga HR. Tirmidzi, no. 586.
3- Menghadiri majelis ilmu di masjid
Dari Abu Umamah r.a., Nabi SAW bersabda, “Siapa yang berangkat ke masjid yang ia inginkan hanyalah untuk belajar kebaikan atau mengajarkan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna hajinya.” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, 8: 94.
4- Membaca tasbih, tahmid dan takbir setelah shalat
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Ada orang-orang miskin datang menghadap Nabi SAW. Mereka berkata, orang-orang kaya itu pergi membawa derajat yang tinggi dan kenikmatan yang kekal. …..mereka memiliki kelebihan harta sehingga bisa berhaji, berumrah, berjihad serta bersedekah. Nabi SAW bersabda, “Maukah kalian aku ajarkan suatu amalan yang dengan amalan tersebut kalian akan mengejar orang yang mendahului kalian dan dengannya dapat terdepan dari orang yang setelah kalian. Dan tidak ada seorang pun yang lebih utama daripada kalian, kecuali orang yang melakukan hal yang sama seperti yang kalian lakukan. Kalian bertasbih, bertahmid, dan bertakbir di setiap akhir shalat sebanyak tiga puluh tiga kali.” (HR. Muslim, no. 595).
5- Umrah di bulan Ramadhan
Dari Ibnu ‘Abbas r.a. Rasulullah SAW bersabda : “Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari, no. 1782; Muslim, no. 1256). Bahkan sabdanya : “Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku.” (HR. Bukhari no. 1863).
6- Berbakti pada orang tua (birrul walidain)
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Ada seseorang yang mendatangi Rasululah SAW dan ia sangat ingin pergi berjihad namun tidak mampu. Rasulullah SAW bertanya padanya apakah salah satu dari kedua orang tuanya masih hidup. Ia jawab, ibunya masih hidup. Rasul pun berkata padanya, “Bertakwalah pada Allah dengan berbuat baik pada ibumu. Jika engkau berbuat baik padanya, maka statusnya adalah seperti berhaji, berumrah dan berjihad.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Ausath 5/234/4463 dan Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman 6/179/7835).
7- Bertekad untuk berhaji
Barangsiapa yang memiliki uzur namun punya tekad kuat dan sudah ada usaha untuk melakukannya, maka dicatat seperti melakukannya. Contoh misalnya, ada yang sudah mendaftarkan diri untuk berhaji, namun ia meninggal dunia sebelum keberangkatan, maka ia akan mendapatkan pahala haji. [Pembimbing Utama Haji dan Umrah Assalaam]
Mengaji Bersama Imam Al-Ghazali Menyelami Lautan Makna di Balik Puasa Ramadhan Oleh: Ahmad Rofi’Usmani Assalaam
KHUTBAH IDUL FITRI ; OASE FITRAH: MENEMUKAN KEAGUNGAN ILAHI DALAM CERMIN PERSAUDARAAN Sebuah Risalah Ruhani tentang Hakikat Kebersamaan Oleh Habib Syarief Muhammad Al Aydrus Assalaam
Istilah-istilah dalam Ibadah Haji Assalaam
Do'a Niat Mandi Sunnah dan Shalat Sunnah Ihram dalam Ibadah Haji Assalaam
Ziarah Sekitar Masjidil Haram Assalaam
Catatan Perjalan Ibadah Haji 2025 : ARMUZNA Rangkaian Suci Puncak Ibadah Haji Assalaam
Posisi Terhormat Ibu Dalam Konsep Islam Assalaam
Haji 2025 Tak Lagi Seragam: Ketika Satu Kloter Terbelah Karena Syarikah Assalaam
Marhaban Ya Ramadhan : Oleh KH. Lukman Hakim Assalaam
Kemenhaj Buka Suara Usai 3 WNI Ditangkap di Saudi Akibat Praktik Haji Ilegal. [breaking News] Assalaam
"Menuju Haji Mabrur dengan Bimbingan Terarah" Assalaam
“Menepi Sejenak di Tanah Cinta: Saat Hati Bertemu Cahaya Nabawi” Assalaam
Tandatangani MoU, Indonesia akan Berangkatkan 221 Ribu Jemaah pada Operasional Haji 2025 : 12 Jan 2025 ; oleh Mustarini Bella Vitiara Assalaam
Belajar dari Unta: Makna dan Hikmah dari Keberadaannya Assalaam
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Assalaam
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.
Terima & LanjutkanPerlu informasi lebih lanjut? Kebijakan Privasi – atau – Kebijakan Cookie dan GDPR