Bandung, 18 April 2026 Pagi yang cerah di Tegallega menjadi saksi kebersamaan Jamaah Haji KBIHU Assalaam 2026 dalam manasik terakhir yang penuh makna. Di antara langkah-langkah kecil yang tertata, tersimpan semangat besar untuk menunaikan rukun Islam kelima. Senyum yang terukir di wajah para jamaah bukan sekadar ekspresi bahagia, tetapi gambaran hati yang siap memenuhi panggilan suci menuju Baitullah.
Di lapangan yang sederhana itu, para jamaah belajar kembali tentang kesabaran, kedisiplinan, dan kebersamaan. Setiap arahan yang diberikan, setiap simulasi perjalanan yang dilakukan, menjadi bekal berharga menuju perjalanan agung. Tegallega bukan hanya tempat berkumpul, tetapi menjadi ruang latihan jiwa agar siap menghadapi perjalanan ibadah yang sesungguhnya.
Kelak ketika kaki menapaki tanah Mekkah, senyum dari Tegallega akan berubah menjadi doa-doa yang mengalir tanpa henti. Di hadapan Ka’bah, setiap harapan dipanjatkan dengan penuh haru. Air mata yang jatuh bukan tanda kelemahan, melainkan bukti bahwa hati sedang berbicara kepada Allah SWT dengan segala kerendahan dan keikhlasan.
Di Mekkah, jamaah akan merasakan bahwa perjalanan ini bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi perpindahan jiwa menuju kedekatan dengan Sang Pencipta. Setiap thawaf, sa’i, dan wukuf akan menjadi pelajaran tentang makna hidup, tentang penghambaan, dan tentang betapa kecilnya manusia di hadapan kebesaran-Nya. Di sana, doa-doa akan tumbuh menjadi kekuatan baru dalam kehidupan.
Namun perjalanan hati tidak berhenti di Mekkah. Ketika langkah berlanjut menuju Madinah, kerinduan akan memenuhi dada. Kota Rasulullah SAW menghadirkan ketenangan yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Salam yang terucap di hadapan makam Nabi menjadi momen yang menggetarkan jiwa, menghadirkan rasa cinta yang semakin dalam kepada suri teladan umat manusia.
Maka benarlah ungkapan itu: Senyum di Tegallega, Doa di Mekkah, Rindu di Madinah. Sebuah rangkaian perjalanan yang dimulai dari kebersamaan, disempurnakan dengan ibadah, dan dihiasi cinta kepada Rasulullah SAW. Semoga seluruh Jamaah Haji KBIHU Assalaam 2026 diberi kesehatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air membawa predikat haji yang mabrur dan mabruroh. Aamiin.
Mengaji Bersama Imam Al-Ghazali Menyelami Lautan Makna di Balik Puasa Ramadhan Oleh: Ahmad Rofi’Usmani Assalaam
KHUTBAH IDUL FITRI ; OASE FITRAH: MENEMUKAN KEAGUNGAN ILAHI DALAM CERMIN PERSAUDARAAN Sebuah Risalah Ruhani tentang Hakikat Kebersamaan Oleh Habib Syarief Muhammad Al Aydrus Assalaam
Istilah-istilah dalam Ibadah Haji Assalaam
Do'a Niat Mandi Sunnah dan Shalat Sunnah Ihram dalam Ibadah Haji Assalaam
Ziarah Sekitar Masjidil Haram Assalaam
Catatan Perjalan Ibadah Haji 2025 : ARMUZNA Rangkaian Suci Puncak Ibadah Haji Assalaam
Posisi Terhormat Ibu Dalam Konsep Islam Assalaam
Haji 2025 Tak Lagi Seragam: Ketika Satu Kloter Terbelah Karena Syarikah Assalaam
Marhaban Ya Ramadhan : Oleh KH. Lukman Hakim Assalaam
"Menuju Haji Mabrur dengan Bimbingan Terarah" Assalaam
“Menepi Sejenak di Tanah Cinta: Saat Hati Bertemu Cahaya Nabawi” Assalaam
Tandatangani MoU, Indonesia akan Berangkatkan 221 Ribu Jemaah pada Operasional Haji 2025 : 12 Jan 2025 ; oleh Mustarini Bella Vitiara Assalaam
Belajar dari Unta: Makna dan Hikmah dari Keberadaannya Assalaam
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Assalaam
7 Amal Sholeh dengan Pahala Seperti Haji dan Umrah Assalaam
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.
Terima & LanjutkanPerlu informasi lebih lanjut? Kebijakan Privasi – atau – Kebijakan Cookie dan GDPR