Praktek Besar Manasik Haji 2026: Ikhtiar KBIHU Assalaam Mempersiapkan Tamu Allah

  • Assalaam
  • H. Muttaqien
  • 110
...

Praktek Besar Manasik Haji Calon Jamaah Haji Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KBIHU Assalaam menjadi ikhtiar sungguh-sungguh dalam mempersiapkan jamaah sebagai tamu-tamu Allah SWT. Kegiatan ini diikuti dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan semangat kebersamaan, sebagai bentuk jawaban atas panggilan suci yang Allah firmankan dalam Al-Qur’an: “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus…” (QS. Al-Hajj: 27).

Bertempat di Lapangan Tegallega Bandung, para calon jamaah mempraktikkan rangkaian ibadah haji sejak pagi hari dalam suasana yang tertib dan khidmat. Pakaian manasik serba putih yang dikenakan jamaah menjadi simbol kesucian niat dan kesamaan tujuan, bahwa seluruh perbedaan dilebur dalam satu niat mulia untuk memenuhi panggilan Allah SWT menuju Baitullah.

Praktek Besar Manasik ini dirancang menyerupai kondisi pelaksanaan haji yang sesungguhnya. Jamaah dibimbing secara langsung untuk memahami dan mempraktikkan rukun serta wajib haji seperti thawaf, sa’i, wukuf, hingga tahallul. Setiap tahapan disampaikan dengan penuh kesabaran oleh para pembimbing ibadah KBIHU Assalaam, agar jamaah mampu menjalankan ibadah dengan benar, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Kekompakan jamaah menjadi gambaran indah yang terasa sepanjang kegiatan. Mereka saling membantu, saling menguatkan, dan berjalan bersama mengikuti arahan pembimbing. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ: “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.” (HR. Bukhari dan Muslim). Nilai ukhuwah inilah yang menjadi ruh dalam setiap pembinaan jamaah KBIHU Assalaam.

Momen kebersamaan diabadikan melalui foto dan video sebagai dokumentasi berharga. Senyum yang terpancar dan wajah penuh harap para calon jamaah menjadi cermin doa yang terpanjat di dalam hati, memohon agar Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan hingga tiba saat pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya di Tanah Suci.

Lebih dari sekadar latihan teknis, Praktek Besar Manasik Haji ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual. Jamaah dilatih untuk disiplin, sabar, dan tawakal, sebagaimana pesan Rasulullah ﷺ: “Haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.” (HR. Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu, setiap proses persiapan dijalani dengan penuh kesungguhan dan niat ibadah.

Bagi calon jamaah haji 2026 lainnya, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji memerlukan kesiapan yang matang dan niat yang lurus. Setiap langkah latihan adalah bagian dari perjalanan ruhani menuju ridha Allah SWT, agar kelak ibadah haji tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga bermakna dalam kehidupan.

Sebagai penutup, mari kita panjatkan doa: Ya Allah, Tuhan Pemilik Baitullah, terimalah ikhtiar dan langkah kami. Anugerahkanlah kepada kami kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji. Jadikanlah kami tamu-tamu-Mu yang Engkau muliakan, hamba-hamba-Mu yang Engkau ampuni dosanya, dan kembalikanlah kami ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. [mtq]


Lainnya

Cookie Consent


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.

Terima & Lanjutkan

Perlu informasi lebih lanjut? Kebijakan Privasi – atau – Kebijakan Cookie dan GDPR